Rabu, 30 Januari 2013

 
FRUSTASI DAN STRES
Oleh: Muhsinun

Manusia dalam hidupnya selalu dihadapkan dengan persoalan kebutuhan hidup baik yang primer (Pokok) maupun yang skunder (pelengkap) bahkan tersier (mewah), yang seringkali kebutuhan dan keinginan tersebut tidak segera terpenuhi yang kadang kala menimbulkan masalah bagi seseorang. Kadang kala seseorang juga dihadapkan dengan berbagai permasalahan, kepentingan dan kesempatan yang berbeda datang  pada saat yang bersamaan. Inilah yang disebut dengan persoalan/masalah.
Masalah dan persoalam hidup tidak akan berhenti sepanjang hidup dan kehidupan, ia akan terus datang silih berganti menunggu penyelesaian. Hal ini menjadintolak ukur kedewasaan manusia dalam memecahkan, menanggapi, menghadapi dan memecahkan permasalahan yang ada, seberapa besar kemampuan seseorang bertindak arif, bijak dan baiknya dia menyelesaikan persoalan yang muncul tersebut.

2 komentar:

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Untuk Perbaikan Blog Ini

Jumat, 18 Januari 2013

KURIKULUM PONDOK PESANTREN

Oleh: Muhsinun

A.     PENDAHULUAN

Pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional Islam yang masih bisa survive (bertahan) sampai hari ini. Hal ini berbeda dengan lembaga pendidikan tradisional Islam di kawasan dunia muslim lainya, dimana akibat gelombang pembaharuan dan modernisasi yang semakin kencang telah menimbulkan perubahan-perubahan yang membawanya keluar dari eksistensi lembaga-lembaga pendidikan tradisioanal.
 
Kemampuan pesantren untuk tetap bertahan karena karakter eksistensinya, yang dalam bahasa Nurcholis Madjid disebut sebagai lembaga yang tidak hanya identik dengan makna ke-Islaman, tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia (indigenous).[1] Penyelenggaraan pesantren berbentuk asrama yang merupakan komunitas tersendiri di bawah pimpinan kyai dibantu beberapa ustadz yang hidup bersama di tengah para santri, dengan bangunan masjid sebagai pusat kegiatan peribadatan keagamaan dan sekaligus tempat belajar mengajar, serta pondok-pondok sebagai tempat tinggal para santri. Mereka hidup bersama-sama antara kyai, ustadz, santri serta pengasuh lainnya, sebagai satu keluarga besar.
 

0 komentar:

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda Untuk Perbaikan Blog Ini

Get Updates in your Email
Complete the form below, and we'll send you our best of articles.

Deliver via FeedBurner

Text Widget

Recent News

Contact

Published By Pro Templates Lab | Powered By Blogger
TOP